SDN 2 Suntu Kota Bima Terapkan Budaya 6S Sambut Murid di Pagi Hari
Kota Bima Selasa 6 Januari 2026
SDN 2 Suntu Kota Bima secara konsisten menerapkan Budaya 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, dan Semangat) dalam menyambut kedatangan murid setiap pagi. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 06.30 WITA hingga 07.00 WITA di gerbang dan halaman sekolah sebagai bagian dari pembiasaan karakter positif bagi seluruh warga sekolah.
Sejak pukul 06.30 WITA, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan telah bersiap di pintu gerbang sekolah untuk menyambut murid yang datang. Setiap murid disambut dengan senyum ramah, salam hangat, dan sapaan penuh keakraban. Suasana pagi di SDN 2 Suntu tampak tertib, ceria, dan penuh kehangatan.
Penerapan Budaya 6S ini bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini kepada murid, khususnya sikap sopan dan santun dalam berinteraksi dengan guru, teman, serta seluruh warga sekolah. Selain itu, kebiasaan ini juga membangun rasa aman, nyaman, dan kedekatan emosional antara murid dan pendidik.
Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima menyampaikan bahwa kegiatan Budaya 6S merupakan bagian dari program pembiasaan harian sekolah. “Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang ramah dan menyenangkan. Melalui Budaya 6S, murid dibiasakan untuk bersikap santun, percaya diri, dan bersemangat sebelum memulai kegiatan belajar,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, murid terlihat antusias dan disiplin. Mereka memasuki lingkungan sekolah dengan tertib, menyalami guru, serta saling menyapa dengan teman-temannya. Hal ini menjadi awal yang positif sebelum murid mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas.
Para guru menilai bahwa Budaya 6S memberikan dampak positif terhadap perilaku murid, baik di dalam maupun di luar kelas. Murid menjadi lebih terbuka, menghargai orang lain, serta menunjukkan sikap yang lebih sopan dalam keseharian.
Dengan pelaksanaan Budaya 6S secara rutin setiap pagi, SDN 2 Suntu Kota Bima berharap dapat terus membentuk karakter murid yang berakhlak mulia, berbudaya, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam mendukung pendidikan karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi seluruh murid.