Upacara Perdana Pasca Idulfitri di SDN 2 Suntu, Kepala Sekolah Tekankan Bahaya Bullying

Kota Bima, Senin, 30 Maret 2026 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak di halaman SDN 2 Suntu pada pelaksanaan upacara bendera perdana setelah libur panjang Ramadan dan Idulfitri.

Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara dengan khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk kembali menanamkan kedisiplinan serta mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SDN 2 Suntu, Fatimah, S.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momentum pasca-Ramadan sebagai titik awal dalam membangun karakter yang lebih baik, disiplin, serta menjunjung tinggi sikap saling menghargai.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah.

“Setelah menjalani bulan Ramadan yang penuh dengan pembelajaran tentang kesabaran dan kebaikan, sudah sepatutnya nilai-nilai tersebut kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah. Jangan ada lagi tindakan saling mengejek, merendahkan, atau menyakiti teman,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bullying, baik secara verbal maupun fisik, dapat memberikan dampak negatif yang serius bagi korban, terutama dari sisi mental dan emosional. Oleh karena itu, seluruh siswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati.

Para guru juga diimbau untuk terus melakukan pengawasan serta memberikan pembinaan kepada siswa guna menciptakan suasana belajar yang kondusif dan positif.

Upacara bendera tersebut ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh siswa dapat menjalani kegiatan pembelajaran dengan semangat baru serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah.

Penulis: Nurnaningsih, S.Pd.