SDN 2 SUNTU KOTA BIMA GELAR GIAT LITERASI RABU, PADUKAN BUDAYA MEMBACA DAN PELESTARIAN SENI DAERAH

Kota Bima – Komitmen dalam membangun budaya literasi sekaligus menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah terus ditunjukkan oleh SDN 2 Suntu Kota Bima melalui pelaksanaan Giat Literasi Rabu, yang secara rutin dilaksanakan sebagai bagian dari program penguatan karakter dan peningkatan kompetensi peserta didik.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan SDN 2 Suntu Kota Bima. Sejak awal kegiatan, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Para siswa dengan penuh antusias membawa dan membaca berbagai bahan bacaan yang telah disiapkan, baik buku cerita, buku pengetahuan, maupun bacaan edukatif lainnya yang sesuai dengan jenjang usia mereka.

Kegiatan literasi diawali dengan pembiasaan membaca selama beberapa menit yang dilaksanakan secara serentak di lingkungan sekolah. Dalam suasana yang tenang dan kondusif, para siswa terlihat larut dalam aktivitas membaca yang menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kemampuan literasi dasar, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap dunia ilmu pengetahuan.

Kepala SDN 2 Suntu Kota Bima menyampaikan bahwa program literasi merupakan salah satu agenda prioritas sekolah yang terus dikembangkan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik untuk memiliki kebiasaan membaca, berpikir kritis, serta mampu mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan baik.

“Literasi bukan hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang membangun kemampuan memahami informasi, menganalisis, serta mengembangkan pola pikir yang kreatif dan inovatif. Karena itu, kegiatan ini terus kami laksanakan sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi pembelajar sepanjang hayat,” ujarnya.

Pada pelaksanaan Giat Literasi Rabu kali ini, terdapat penampilan istimewa yang semakin menambah semarak kegiatan. Siswa-siswi Kelas IC di bawah bimbingan Ibu Martina, S.Pd. menampilkan Tari Nangi Dana Tambora, salah satu tarian daerah yang menggambarkan kekayaan budaya dan kearifan lokal masyarakat Bima dan sekitarnya.

Penampilan para siswa berlangsung dengan penuh percaya diri dan mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta kegiatan. Dengan kostum yang menarik, ekspresi yang ceria, serta gerakan yang harmonis, para penari cilik berhasil menampilkan pertunjukan yang memukau sekaligus menghibur. Tepuk tangan meriah dari para siswa dan guru menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi serta kerja keras yang telah dilakukan selama proses latihan.

Penampilan seni budaya tersebut memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan program literasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi dapat dikembangkan secara terpadu dengan berbagai aspek pendidikan lainnya, termasuk seni, budaya, dan penguatan karakter. Melalui pendekatan yang menyenangkan, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman membaca, tetapi juga belajar menghargai warisan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Integrasi antara literasi dan seni budaya menjadi salah satu strategi SDN 2 Suntu Kota Bima dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna. Sekolah meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, kreatif, percaya diri, serta memiliki rasa cinta terhadap budaya bangsa.

Secara umum, program literasi yang dilaksanakan setiap hari Rabu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan memahami bacaan, memperkaya kosakata, menumbuhkan minat baca, serta membangun budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah. Program ini juga menjadi sarana dalam mendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan penguatan Profil Pelajar Pancasila yang menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan nasional.

Selain memberikan manfaat bagi perkembangan akademik siswa, budaya membaca juga diyakini mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, empati, dan keterampilan komunikasi. Oleh karena itu, sekolah terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi agar kegiatan literasi tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi menjadi kebutuhan dan kebiasaan yang tumbuh dari kesadaran peserta didik itu sendiri.

Melalui pelaksanaan Giat Literasi Rabu yang dipadukan dengan penampilan seni budaya daerah, SDN 2 Suntu Kota Bima berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berjiwa kreatif, serta bangga terhadap budaya dan identitas daerahnya.

Semangat membaca yang ditanamkan hari ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis. Sebab, di balik setiap buku yang dibaca terdapat ilmu yang memperkaya wawasan, dan di balik setiap budaya yang dilestarikan terdapat nilai-nilai luhur yang membentuk jati diri bangsa.

Dengan semangat kolaborasi antara literasi, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya, SDN 2 Suntu Kota Bima terus melangkah menjadi sekolah yang tidak hanya mencerdaskan peserta didik, tetapi juga menumbuhkan generasi yang berbudaya, berintegritas, dan siap menyongsong masa depan.


Tim Media dan Humas SDN 2 Suntu Kota Bima

"Membaca Menumbuhkan Ilmu, Berkarya Melestarikan Budaya, Berkarakter Membangun Bangsa."