Giat Literasi Budaya Hari Kamis, SDN 2 Suntu Kota Bima Hadirkan Edukasi Perlindungan Diri dan Kesadaran Digital Anak

Kota Bima – Kegiatan Literasi Budaya yang rutin dilaksanakan setiap hari Kamis di SDN 2 Suntu Kota Bima kembali berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta didik.

Pada kesempatan kali ini, SDN 2 Suntu mendapat kehormatan dengan hadirnya narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bima, yaitu Ibu Mardia Hayati, S.Ag dari Kementerian Agama Kota Bima.

Dalam materinya yang bertema “Anggota Tubuh”, beliau menyampaikan edukasi penting mengenai bagian tubuh yang harus dijaga serta batasan-batasan yang perlu dipahami oleh anak sejak dini. Peserta didik diberikan pemahaman bahwa terdapat bagian tubuh tertentu yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, kecuali oleh dirinya sendiri.

Untuk anak laki-laki, bagian tersebut meliputi area di antara pusat dan lutut serta bibir. Sementara untuk anak perempuan, selain area tersebut, juga mencakup bagian dada. Dalam perspektif ajaran Islam, menjaga kehormatan tubuh merupakan bagian penting dari nilai yang harus ditanamkan sejak dini.

Selain edukasi mengenai perlindungan diri, narasumber juga menyampaikan informasi penting terkait penggunaan media sosial pada anak. Disampaikan bahwa per tanggal 27 April, pemerintah telah mengeluarkan aturan yang melarang anak di bawah usia 16 tahun untuk menggunakan atau memasang aplikasi media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, khususnya TikTok dan aplikasi sejenis lainnya pada perangkat pribadi mereka.

Kebijakan ini dimaksudkan sebagai langkah preventif dalam melindungi anak dari berbagai potensi dampak negatif dunia digital, seperti paparan konten yang tidak sesuai usia, kecanduan penggunaan gawai, hingga risiko interaksi sosial yang tidak aman di ruang maya. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan, pendampingan, serta edukasi penggunaan teknologi secara bijak.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Peserta didik menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, serta mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik.

Melalui kegiatan ini, SDN 2 Suntu Kota Bima terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesadaran diri, serta perlindungan anak di era digital.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam menjaga diri, baik di lingkungan nyata maupun di dunia digital yang terus berkembang.